News / Nasional
Jum'at, 12 Desember 2014 | 16:13 WIB
Ketua Harian Partai Demokrat Syarif Hasan. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Partai Demokrat berencana menggelar pemilihan ketua umum baru periode 2015-2020 lewat kongres. Namun, hal itu masih perlu pembahasan di DPP untuk penyelenggaraan kongres dijadwalkan pada Mei 2015.

"Begini, sesungguhnya terlalu dini bicara kongres. Belum ada pembahasan di DPP soal itu. Jadi kalau sekarang mau dibahas, terlalu spekulatif lah," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat (12/12/2014).

Kendati demikian, kapan pun Kongres digelar, menurut Ramadhan, nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih tertinggi di internal partai.

"Kalau Pak SBY memang berkenan, kapan pun kongres, tak jadi soal. Sampai kapan pun tidak akan ada yang mengalahkan nama besar Pak SBY di Partai Demokrat. Kompetensi beliau terlalu tinggi untuk dikontes siapa pun di Partai Demokrat. Popularitas dan ketokohan beliau tinggi," ujarnya.

Karenanya, bukan tidak mungkin SBY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat di periode selanjutnya.

"Tak ada DPD dan cabang yang menolak SBY. Di mata daerah, Pak SBY itu sempurna," tegasnya.

Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan dikonfirmasi terpisah mengatakan, memang secara jadwal kongres akan digelar pada bulan Mei. Dia pun tidak bisa memastikan apakah kongres ini akan dipercepat atau tidak.

"Belum, belum ada pembahasan. Baru wacana-wacana saja. Kan jadwalnya memang bulan Mei 2015. Mudah-mudahan bukan Mei 2015," tegasnya.

Syarief menerangkan, untuk saat ini sosok yang tepat untuk memimpin Demokrat adalah SBY. Sebab, selain tokoh pemersatu, dia yakin Demokrat yang dipimpin SBY akan menjadi pemenang di Pemilu selanjutnya. Bahkan, Syarief menegaskan, bukan tidak mungkin SBY akan diaklamasi menjadi ketua umum lagi.

Load More