Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Rasyid Baswedan menegaskan, dirinya tidak membatalkan kurikulum 2013, tapi kurikulum tersebut akan diterapkan secara bertahap.
"Saya nggak membatalkan, saya nggak menghentikan, kita akan lakukan secara bertahap mulai dari tiga persen dulu. Kalau saya membatalkan maka berhenti semua," ujar Anies di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/12/2014).
Anis menambahkan, ketika tiga persen sekolah menjalankan kurikulum 2013, maka 97 persen sekolah yang lainnya akan kembali menggunakan kurikulum 2006.
"Yang tiga persen itu menjadi sekolah rintisan, tujuannya Justru dari tiga persen ini kemudian tahapnya supaya bener," imbuhnya.
Lebih lanjut Anies menambahkan, sekolah tiga persen tersebut nantinya akan menjadi sekolah rintisan. Sekolah rintisan ini merupakan sekolah yang mempraktekan konsep kurikulum baru (kurikulum 2013) yang kemudian diuji pelaksanaannya untuk perbaikan kurikulumnya.
"Jadi dari situ kita bisa dapatkan masukan evaluasi untuk revisi, kemudian kita terapkan secara bertahap. Dengan menggunakan sekolah rintisan sebagai awalnya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Soal Pembangunan Gedung MUI di Bundaran HI, Golkar: Itu Kebutuhan Strategis, Bukan Kemewahan
-
Link Simulasi Soal TKA 2026 dan Panduan Lengkap Terbaru
-
HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos
-
BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Selama Ramadan
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat