Suara.com - Setiap tahun menjelang Natal, keluarga Wilson selalu melakukan ritual yang sama. Mereka ikut antre di sebuah toko serba ada di Seattle untuk menanti giliran foto bersama Sinterklas. Ritual itu sebenarnya tidak terlalu aneh. Yang membuat ritual ini aneh adalah kebiasaan itu sudah dilakukan sejak 1955 alias 60 tahun beruntun.
Empat kakak beradik, tiga laki-laki dan satu perempuan selalu berpose dengan Sinterklas setiap tahun di lokasi yang sama. Steve Wilson, anak kedua di keluarga Wilson mengungkapkan, tradisi itu tidak pernah bertambah tua.
Bahkan, kata Steve, orangtuanya rela memaksa mereka untuk meninggalkan sekolah hanya untukm melakukan ritual tersebut. Ketika usia mereka terus bertambah, ritual itu tetap dilakukan dan mereka sepertinya tidak peduli dengan anggapan orang lain.
“Kami melakukan itu sebagai sebuah keluarga. Waktu berlalu dan anda tidak sadar bahwa ini sudah dilakukan selama 60 tahun beruntun. Hanya satu kali ketika ritual itu tidak lengkap yaitu saat salah satu anak Wilson absen yaitu pada 1978. Setelah itu, semua formasi lengkap untuk foto dengan Sinterklas,” katanya.
2012 menjadi ritual terakhir yang dilakukan sang ayah, karena satu bulan setelah Natal Woody Wilson meninggal dunia. Natal tahun berikutnya, Steve menggunakan jaket milik ayahnya sebagai pengganti sang ayah.
“Pada 6 Desember lalu, kami melakukan ritual foto bersama Sinterklas untuk yang ke-60 kali. Ini adalah sejarah dari keluarga kami dan kebetulan harus dengan Sinterklas,” jelas Steve. (USAToday)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim