Suara.com - Anggota Polres Paniai, Kabupaten Paniai, Papua, Briptu Arif Sumahendra mengalami luka serius di bagian punggung belakang akibat ditembak oleh orang tak dikenal saat berangkat menuju tempat tugas, Rabu (31/12/2014).
Kapolda Papua, Irjen Polisi Yotje Mende mengatakan, anggotanya tertembak ketika dalam perjalanan dari Kabupaten Dogiyai menuju tempat tugasnya di kabupaten Paniai.
Perjalanan dari Kabupaten Dogiyai ke Paniai ditempuh melalui jalur darat selama kurang lebih satu jam.
Penembakan terhadap anggota Satuan Intelkam Polres Paniai itu terjadi pada pukul 10.30 WIT
"Saat kejadian, korban seorang diri, dan saat itu dia berpakaian preman dan sedang mengendarai sepeda motor menuju tempat tugas," ujar Kapolda, Rabu (31/12/2014).
Yotje mengungkapkan, saat ini korban dalam kondisi kritis karena proyektil masih bersarang di tubuh korban.
"Kami upayakan untuk dievakuasi ke Kota Jayapura hari ini. Tapi sudah kita larikan ke Rumah sakit Paniai untuk ditangani lebih dulu," bebernya.
Aparat keamanan dari Polres Paniai langsung menuju lokasi penembakan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Polisi juga belum berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan dan berapa jumlah pelaku penembakan, namun Yotje menduga, pelaku penembakan adalah kelompok kriminal bersenjata di bawah pimpinan Jhon Yogi yang beroperasi di wilayah Paniai. (Lydia Salmah)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
-
Kaca Kantor Badan Gizi Nasional Pecah, Polisi Selidiki Dugaan Penembakan oleh OTK
-
Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura
-
Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
-
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
-
Hakim Ungkap Rincian Suap Rp91,77 Miliar Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!
-
Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?
-
KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul
-
'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung
-
Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok