News / Nasional
Kamis, 01 Januari 2015 | 07:47 WIB
CEO AirAsia Tony Fernandes kunjungi Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan ada jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 yang  mengenakan jaket pelindung atau pelampung.

Namun, isu tersebut dibantah oleh CEO AirAsia Tony Fernandes. Lewat akun Twitternya, @Tonyfernandes, dia membantah informasi yang menyebutkan ada jenazah AirAsia yang menggunakan pelampung.

"Satu-satunya pelampung yang ditemukan adalah pelampung yang mengambang di air tanpa ada yang mengenakan. Menyaksikan im SAR menemukan serpihan pesawat merupakan momen yang sangat menghancurkan hati saya," kata Fernandes.

Fernandes juga membantah informasi tentang telah ditemukannya sisa puing AirAsia melalui sonar yang berada di dasar laut. Kata dia, hingga kini belum ada informasi resmi yang menyebut tim pencari telah menemukan sisa kerangka pesawat AirAsia.

Sejauh ini Basarnas dan TNI sudah mengangkat tujuh jenazah dari laut, sejak puing QZ8501 ditemukan pada Selasa siang (30/12/2014).

Satu dari empat jenazah yang diduga penumpang pesawat AirAsia QZ8501, yang berhasil diangkat tim Badan SAR Nasional pada Rabu (31/12/2014), dipastikan sedang mengenakan baju pelampung.

"Kami menemukan empat jenazah dan salah satu dari mereka mengenakan rompi keselamatan (pelampung)," kata Tatang Zaenudin dari Basarnas. (CNN)

Load More