News / Nasional
Kamis, 01 Januari 2015 | 12:43 WIB
Tim SAR menemukan serpihan pesawat AirAsia yang kemudian dibawa ke Pelabuhan Kumai, Kalteng, Kamis (1/1). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Serpihan pesawat AirAsia QZ 8501 kini satu persatu ditemukan. Hari ini Kamis (1/1/2015) tangga darurat dan tabung pembuka pintu pesawat ditemukan di perairan Selat Karimata dan Laut Jawa.

Serpihan pesawat nahas itu ditemukan oleh Kapal milik Malaysia Kade Lekir 26 dan diserahkan kepada Kapal Polisi Air dan Udara (Polairud) KP. Punai di Pelabuhan Panglima Utar Kumai.

"Tangga darurat, itu hasil titipan Kapal Malaysia Kade Lekir 26, alhamdullilah bisa sampai Kumai, saya serahkan ke Basarnas," ujar Kapolda Kalteng B. Hermanu, di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Kamis (1/1/2015).

Hermanu juga mengungkapkan, temuan itu didapat di 03 derajat, 53 menit, 86 detik Lintang Selatan dan 110 derajat, 45, menit 42 detik Bujur Timur pada pukul 05.30 WIB. Nantinya serpihan-serpihan pesawat ini, akan diserahkan ke Pangkalan Udara Lanud Iskandar.

Untuk diketahui, sebelum menurunkan serpihan pesawat AirAsia, ke Pelabuhan Kumai, Kapal milik kepolisian sempat menabrak bagian belakang sebelah kanan Kapal KN SAR 101, dan menabrak ujung dermaga Punai.

Ketika dikonfirmasi nakoda Kapal, ia menabrak dengan alasan, cuaca buruk.

"Ini gara-gara cuaca buruk, arus kencang," jelas Nakoda Kapal KP Punai sambil jalan menghindari wartawan.

Load More