Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo siap bekerja keras untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap badan pesawat dan jenazah korban. Dia bahkan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pernah membiarkan atau menyerah melakukan evakuasi selama keberadaan badan pesawat dan jenazah korban sudah dipastikan.
"Tidak akan kita membiarkan saudara kita di bawah, sepanjang kita ketahui dan kita pastikan. Di dalam bangkai pesawat pun, kalau kita ketahui posisinya akan kita lakukan evakuasi, " kata Soelistyo di Gedung Basarnas Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis(1/1/2014).
Karena itu, Soelistyo akan terus melakukan pencarian termasuk menerima bantuan dari kapal canggih luar negeri untuk segera memastikan posisi dari badan pesawat berpenumpang 155 orang tersebut. Menurutnya, dengan sonar pendeteksi logam yang dimiliki kapal, maka keberadaan dapat segera dipastikan. Adapun, bantuan yang sudah ada di dekat lokasi pencarian saat ini adalah kapal Jepang yang tinggal menunggu intruksi untuk segera beroperasi.
"Saat ini kapal asing yang siap membantu kita, kapal Jepang berada di selat Malaka dan mendekati daerah operasi pencarian. Dan mereka akan siap di luar daerah operasi, ketika mereka dibutuhkan, akan diinstruksikan untuk masuk ke area pencarian," jelasnya.
Namun, Soelistyo mengatakan, dengan meminta bantuan asing untuk mendetesksi keberadaan pesawat di bawah permukaan air, tidak berarti alat yang dimiliki timnya sudah tidak bisa difungsikan. Dia menjelaskan, kesulitan yang dihadapi sekarang ini adalah proses evakuasi yang terhalang masalah cuaca.
"Dengan kondisi seperti itu, kapal kita masih bisa bergerak, alat kita masih bisa bekerja. Yang sulit adalah saat evakuasi, menurunkan penyelam dengan kondisi seperti itukan susah,tapi bukan berarti kita berhenti untuk melakukan pencarian" tutupnya.
Berita Terkait
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M
-
Ini Sumber Kekayaan Ryan Harris, Pantas Sanggup Undang Brian Eks Westlife dan Artis Mancanegara ke Nikahannya
-
Anak CEO Air Asia Pamer Jam Tangan Mewah Rp6 Miliar, Sebelum Gelar Pernikahan Fantastis Rp75 Miliar
-
Profil Gwen Asley: Anak Pengusaha yang Nikahi Anak CEO Air Asia dengan Biaya Rp 75 miliar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara