- BPK menyerahkan laporan pemeriksaan keuangan pusat tahun 2025 kepada DPR RI dalam rapat paripurna di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
- Pemerintah pusat berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan keuangan tahun 2025 melalui proses audit menyeluruh BPK.
- Badan Pangan Nasional mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian namun tidak berdampak material terhadap kewajaran laporan keuangan pemerintah pusat tersebut.
Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI resmi menyerahkan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025 kepada DPR RI dalam Rapat Paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Ketua BPK RI Isma Yatun menyampaikan, hasil pemeriksaan tersebut sebelumnya telah diserahkan secara administratif kepada DPR pada 26 Mei 2026.
Berdasarkan hasil audit, BPK kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPP Tahun 2025.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan atas LKPP Tahun 2025, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Opini tersebut didukung oleh opini WTP atas 97 laporan keuangan kementerian/lembaga dan satu laporan keuangan Bendahara Umum Negara," ujar Isma saat menyampaikan laporan di hadapan anggota DPR.
Meski demikian, dari seluruh kementerian dan lembaga yang diperiksa, terdapat satu institusi yang belum memperoleh opini WTP, yakni Badan Pangan Nasional (Bapanas).
BPK memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap laporan keuangan Bapanas.
Kendati demikian, Isma menegaskan bahwa opini WDP yang diterima Bapanas tidak memengaruhi kewajaran LKPP Tahun 2025 secara keseluruhan.
"Di sisi lain, Badan Pangan Nasional memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian. Namun, hal ini tidak berdampak material terhadap kewajaran LKPP Tahun 2025 secara keseluruhan," jelasnya.
Isma menilai capaian opini WTP yang kembali diraih pemerintah pusat mencerminkan komitmen dalam memperbaiki tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara.
Baca Juga: Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
Menurutnya, hasil tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) demi kesejahteraan masyarakat.
"Capaian opini WTP yang kembali diraih tahun ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen dalam upaya memperbaiki tata kelola keuangan negara. Hendaknya raihan ini dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk terus memperkuat akuntabilitas dan mengoptimalkan APBN bagi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat," pungkas Isma.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030
-
Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan
-
Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya
-
Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK
-
Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman
-
IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani
-
Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah
-
Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan
-
Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah
-
Jelang Vonis, Nadiem Makarim: Allah Tidak Akan Pernah Meninggalkan Saya