Suara.com - Pilot AirAsia QZ8510, Kapten Iriyanto kemungkinan besar telah berhasil mendaratkan pesawat yang dikemudikannya itu di atas laut. Namun, para penumpang belum sempat keluar dari pesawat karena diterjang oleh ombak besar.
Indikasi ini terlihat dari tidak adanya transmisi data kecelakaan yang artinya pesawat telah berhasil mendarat. Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo mengatakan, transmisi darurat baru terdeteksi apabila pesawat mengalami kecelakaan.
“Emergency Locator Transmitter (ELT) baru bekerja setelah ada dampak kejadian, apakah itu di darat, laut atau di sisi bukit. Analisis saya adalah ELT tidak bekerja karena tidak ada dampak dari pendaratan yang dilakukan. Pilot telah berhasil mendaratkan pesawat di atas permukaan laut,” katanya.
Pilot Kapten Iriyanto sempat meminta kepada menara pengawas untuk menaikkan pesawat ke ketinggian 38 ribu kaki sebelum akhirnya hilang kontak. Selain itu, pilot juga meminta untuk bergeser ke kiri untuk menghindari badai. Menara pengawas baru memberikan izin untuk bergeser ke kiri dan permintaan untuk menaikkan ketinggian belum disetujui.
Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak 40 menit setelah lepas landas dari bandara Juanda, Surabaya dalam perjalanan menuju Singapura. Pesawat itu mengangkut 155 penumpang dan 7 kru. Dua hari lalu, tim SAR sudah menemukan serpihan pesawat di dekat perairan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. (Mirror)
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung
-
Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi
-
Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut
-
Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa
-
Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya