Suara.com - Seorang copet di arena Car Free Day (CFD) bernasib apes setelah kepergok sedang beraksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Sebelum diamankan petugas kepolisian, si copet sempat dihadiahi bogem mentah oleh sejumlah warga.
Copet itu tertangkap i di kerumunan warga yang sedang asik menikmati CFD. Copet itu lalu diamankan petugas kepolisian dan dibawa ke Polsek Metro Menteng.
Menurut pengakuan korban, Nadia (35), dirinya dicopet oleh pria berkaos putih itu ketika sedang menari dalam acara yang digelar salah satu komunitas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Saat asyik berjoget, dia merasa ada yang merogoh kantong celananya.
"Saya baru sadar kalau HP saya nggak ada di kantung," ujar Nadia dia di Pos Polisi HI, Minggu (11/1/2015).
Nadia juga menceritakan, setelah ponselnya hilang, ia mencurigai seorang pria berkaos putih dan mengenakan tas keluar dari kerumunan.
"Saya teriak aja, terus dia (copet) lempar tas itu. Warga langsung nangkep dia," kata Nadia.
Setelah dibekuk oleh warga yang juga sedang menikmati CFD, si pencopet langsung dihadiahi bogem mentah oleh warga sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian. Si pencopet kemudian dibawa ke dalam mobil patroli menuju Polsek Metro Menteng.
"Tadi sempat dipukuli warga lalu cepat kita amankan. Ada tas juga yang kita amankan berikut beberapa HP di dalamnya," ucap salah seorang petugas kepolisian.
Ketika ingin digelandang ke mobil patroli, ada seorang wanita yang terlihat mengenakan kaos berwarna kuning itu mengaku kehilangan 2 ponselnya.
"Saya juga hilang 2 HP Samsung," ucap dia.
Tak lama kemudian, pencopet itu langsung di bawa masuk ke dalam mobil patroli, dan para korban yang merasa kehilangan HPnya itu juga turut serta menaiki mobil untuk dimintai keterangan di Polsek Metro Menteng.
Berita Terkait
-
Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam
-
Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM
-
BRI Runners Padang Gelar BRImo Car Free Run 5K untuk Dorong Gaya Hidup Sehat
-
Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi
-
Detik-Detik Pencopet Tanah Abang Diarak di Halte Transjakarta, Netizen: KPK Harus Belajar!
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun