Suara.com - Edisi perdana Charlie Hebdo setelah terjadinya aksi serangan oleh tiga lelaki bersenjata yang menewaskan 12 orang berhasil terjual habis hanya dalam hitungan menit.
Warga Prancis terlihat antre di kios yang menjual majalah itu untuk mendapaptkan majalah satir tersebut.
“Saya belum pernah membeli majalah ini sebelumnya, karena tidak sesuai dengan pilihan politik saya tetapi saya punya kepentingan untuk membeli majalah ini hari ini sebagai bentuk dukungan kepada kebebasan berekspresi,” kata David Sullo, salah satu warga Prancis yang ikut antre di salah satu kios majalah.
Edisi perdana pascateror tersebut dicetak sebanyak 3 juta kopi dan disebut sebagai edisi mereka yang selamat. Jumlah itu jauh lebih banyak dari cetakan biasanya yang hanya sekitar 60 ribu eksemplar.
Meski dicetak dalam jumlah banyak, sejumlah kios bisa menjual majalah itu dengan cepat.
“Saya membeli majalah itu sebagai bentuk solidaritas dan bukan hanya sekadar antre,” kata Laurent.
Di salah satu kios di dekat stasiun, sejumlah warga Prancis sudah antre sejak pukul 6 pagi untuk bisa mendapatkan majalah itu. “Saya punya 10 kopi dan langsung terjual,” kata Jules Joffrin yang membuka kios majalah di dekat stasiun kereta api. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
-
Sinyal Gaji Pejabat dan DPR Bakal Dipotong, Prabowo Siapkan Strategi Hadapi Krisis Global
-
Tim Advokasi: Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Adalah Percobaan Pembunuhan Berencana
-
Mudik 2026, Cerita Perjuangan Perantau Kalimantan hingga Berkah Mudik Gratis BUMN
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Israel Tuding Pelaku Penyerangan Sinagoga Michigan Adik Komandan Hizbullah
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel
-
Zulkifli S. Ekomei Sebut Rismon Sianipar Bukan Membelot: Dia Pulang Kampung dan Misinya Sukses!
-
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan