Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memprediksi laporan awal dari musibah jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, Kalimantan Tengah diperlukan waktu sekitar satu bulan.
Ketua tim investigasi jatuhnya AirAsia, Mardjono Siswosuwarno mengatakan, rekaman dari cockpit voice recorder akan menjadi kunci dalam menentukan penyebab jatuhnya pesawat itu.
“Kenapa pesawat itu jatuh bisa diketahui dari CVR yang merekam pembicaraan pilot di kokpit,” ujarnya.
Tim investigasi dikabarkan sudah berhasil mengunduh data dari Flight Data Recorder dan Voice Cockpit Recorder. Namun, Mardjono menegaskan, perlu waktu lama untuk memastikan penyebab jatuhnya pesawat itu.
Menurut dia, KNKT perlu waktu beberapa bulan untuk membuat kesimpulan dari investigasi terhadap jatuhnya AirAsia QZ8501. Dia memberi contoh, KNKT baru bisa menyimpulkan penyebab jatuhnya Adam Air lebih dari satu tahun. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistemati
-
Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun
-
Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?
-
Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?
-
Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat
-
Meriah dan Penuh Makna, Perayaan 12 Tahun Suara.com Hadirkan Semangat Kebersamaan di Yogyakarta
-
Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran
-
BGN Minta Jaksa Duduki Jabatan Inspektorat untuk Awasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Dana MBG Mengalir ke Daerah, BGN Libatkan Intel Kejaksaan Perkuat Pengawasan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa