Suara.com - Kepala Sub Direktorat Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Meto Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Hindarsono mengungkapkan, hasil penghitungan kecepatan dengan alat traffic accident analysis (TAA) belum bisa langsung diumumkan.
Pasalnya, polisi harus melakukan analisa terlebih dahulu terhadap kendaraan Mistubishi Outlander yang dikendarai supir maut Christopher Daniel Sjarief (23), yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Hasilnya nanti akan dicocokan dengan hasil dari agen tunggal pemegang merek (ATPM) dari mobil yang bersangkutan, dalam hal ini Mitsubhisi, dan sekarang kita sedang menganalisa TAA. Hasilnya tidak bisa langsung. Hasinya berapa, kecepatannya berapa, nanti akan kita samakan dengan hasil yang ada dari ATPM," papar Hindarsono kepada wartawan, Kamis (22/1/2015).
Hindarsono menambahkan, polisi akan melakukan pencocokan data dari kejadian-kejadian serupa yang pernah terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Selain itu, pihaknya juga akan mencocokan data dari ATPM.
"Kalau memang ada kemiripan dengan kejadian-kejadian sebelumnya, bisa kita ketahui berapa kecepatannya saat terjadinya benturan," imbuhnya
"Nanti, setelah lengkap, baru kemudian kita buat BAP (berita acara pemeriksaan)," lanjutnya.
Polisi telah melakukan tempat kejadian perkara (TKP) tahap kedua tabrakan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Seperti diketahui, olah TKP dilakukan untuk menghitung kecepatan mobil Mitsubishi Outlander putih dengan nopol B 1658 PJE yang dikendarai oleh Christopher Daniel Sjarief (23).Kecelakaan itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Olah TKP dilakukan di dua tempat, lokasi pertama di depan Toko Roti Holland Bakery dan di dekat shelter busway Tanah Kusir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis