Suara.com - Anggota Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi sekaligus pengacara senior, Todung Mulya Lubis mengungkapkan, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto cepat atau lambat akan nonaktif dari institusi KPK.
"Karena secara hukum ditetapkannya BW sebagai tersangka, Bambang cepat atau lambat akan nonaktif," ujar Todung di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2015).
Todung menambahkan, semua itu tergantung Keputusan Presiden (Kepres) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Todung khawatir, apabila BW dinonaktifkan, maka hanya ada tiga pimpinan di institusi KPK.
"Dengan tiga pimpinan KPK akan sangat sulit melakukan pekerjaan-pekerjaaan penyidikan, penuntutan kasus-kasus korupsi secara lebih produktif," paparnya.
"Dengan tiga komisaris (komisioner) KPK saja sudah agak lumpuh," tandasnya.
Sementara seperti diberitakan sebelumnya, ancaman kembali datang setelah salah seorang komisioner KPK Adnan Pandu Praja hari ini dilaporkan ke polisi oleh PT Daisy Timber yang berlokasi di Berau, Kalimantan Timur. Adnan dituduh melakukan perampokan sejumlah saham.
Belum lagi Ketua KPK Abraham Samad yang kini dituding melanggar etika saat menemui timses Jokowi karena melobi untuk mendampingi Jokowi sebagai wakil Presiden.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM