Suara.com - Mulai hari ini, selama dua bulan ke depan, Bandara Juanda Sidoarjo meniadakan keberangkatan maupun kedatangan pesawat pada dinihari. Penutupan dilakukan karena adanya perbaikan landasan pacu (runway).
General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Triko Raharjo mengatakan, perbaikan runway sepanjang 410 meter dan lebar 18 meter ini akan dilakukan mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB sampai bulan Maret mendatang.
"Petugas akan melakukan perbaikan hingga mencapai luasan 7.380 meter persegi. Perbaikan akan dilakukan setiap hari dan ini merupakan perbaikan normal," ujar Triko Raharjo, Minggu (25/1/2015).
Triko menambahkan, penutupan jam operasi terbang pada dinihari ini, akan dilakukan serentak di Terminal 1 maupun Terminal 2.
Sebelumnya, pada Senin (19/1/2015) lalu, Bandara Juanda juga sempat ditutup selama 4 jam untuk proses perbaikan landasan pacu akibat kondisinya yang rusak berat dan mengganggu proses kedatangan serta keberangkatan pesawat. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
-
Gunung Semeru Erupsi, Gimana Nasib Jadwal Penerbangan?
-
Viral Warga Labrak Patwal Parkir di Area Disabilitas Bandara Juanda: Presiden Juga Tak Berhak
-
Viral Diusir Gegara Parkir di Jalur Disabilitas, Polisi Patwal Kena Semprot: Bapak Bisa Jalan Kan?
-
Kerja Apa Liburan? 7 Destinasi Favorit untuk Perjalanan Bisnis di Indonesia
-
Lewat Online Reschedule, Kini Penumpang Pelita Air Bisa Rubah Jadwal Penerbangan secara Mandiri
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam