Suara.com - Malaysia membangun pos di wilayah perairan Indonesia, tepatnya di Pulau Kayu Mati, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Nunukan, Imam Basran pada Minggu (25/1/2015).
Imam menjelaskan bahwa pos tersebut dibangun Malaysia beberapa bulan lalu, dan masih berlangsung hingga kini. "Pulau Kayu Mati tidak berpenghuni. Sampai kini, pembangunan pos masih dilakukan. Mereka memasang tiang beton," katanya seperti dikutip dari Antara.
"Dulu saya sering memasang jala ikan di pulau itu, dan tidak pernah dipersoalkan oleh tentara Malaysia yang berjaga di lokasi itu, karena memang masih Wilayah Indonesia," katanya.
Tapi, Imam melanjutkan, saat ini, patroli Malaysia sering memeriksa nelayan Indonesia yang mencari ikan di perairan dekat pos yang sedang dibangun tersebut.
Tokoh masyarakat lainnya, Abdul Wahab Kiak, menambahkan, sejatinya, di wilayah tersebut terdapat patok perbatasan antara wilayah Malaysia dan Indonesia. "Patok itu dibuat Inggris. Jaraknya sekitar 200 meter dari Pantai Pulau Kayu Mati, sebelum konfrontasi Indonesia dengan Malaysia tahun 1965," katanya.
"Jika ditarik garis lurus dari Sungai Setambung yang masuk wilayah Malaysia, maka Pulau Kayu Mati terbagi dua di mana bagian timur wilayah Indonesia dan bagian barat masuk wilayah Malaysia. Dan sejarahnya, wilayah yang dibangun pos itu adalah milik Indonesia. Dulu, tentara Malaysia tidak pernah melewati tanjung Pulau Kayu Mati," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Saat Negara Kehilangan 'Koordinat', Warga Kehilangan Ruang Hidup
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global
-
Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021