Suara.com - Tawuran antara warga di seputaran Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan (Jaksel), dengan kelompok suporter Persib Bandung, Viking, pada Senin (2/2/2015) malam, ternyata masih berbuntut panjang. Usai sempat menimbulkan kemacetan total dan berhentinya lalu lintas (lalin) di ruas jalan itu, warga yang lantas sempat merangsek ke jalan tol, kemudian malah bentrok dengan aparat polisi.
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, setelah tawuran mereda menjelang sekitar pukul 23.00 WIB, lalu lintas di ruas TB Simatupang itu berangsur pulih. Namun nyatanya kerusuhan belum benar-benar berhneti, karena sebagiaan warga ternyata sudah memutuskan masuk ke ruas jalan tol.
Kelompok warga ini mencoba mencegat bus yang membawa kelompok Viking di jalan tol tersebut. Mereka pun sempat melakukan sweeping bus. Tindakan ini tidak dibiarkan oleh aparat kepolisian yang ada, yang lantas ternyata berujung pada bentrok lainnya, kali ini antara kelompok warga dengan polisi.
Demi mengatasi kerumunan warga yang rusuh tersebut, petugas kepolisan pun dilaporkan kemudian sempat melepaskan tembakan gas air mata. Hanya saja saat itu, dari arah warga juga justru sempat terdengar bunyi tembakan. Diduga, di antara warga tersebut juga ada yang memegang senjata api.
Untunglah tak begitu lama, polisi akhirnya bisa mengendalikan suasana. Pantauan Suara.com, di tengah pengendalian situasi oleh aparat tersebut, tampak antara lain tiga orang remaja yang diamankan petugas. Namun sejauh ini, belum bisa didapat keterangan jelas mengenai identitas mereka.
Belakangan, Kapolres Metro Jaksel, Kombes (Pol) Wahyu Hadiningrat, membenarkan adanya penangkapan itu. Dia menyebut bahwa sebanyak lima tersangka ditangkap seusai kerusuhan tersebut, yang kesemuanya sekarang sudah dibawa ke Polres Metro Jaksel untuk proses lebih lanjut. Adapun kondisi TKP (Tempat Kejadian Perkara) sendiri dilaporkan sudah aman pada Selasa dini hari ini, dengan lalu lintas sudah kembali berjalan normal.
Berita Terkait
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Demi Bobotoh! Marc Klok Beri Sumpah Setia Persib Bakal Kalahkan Persija
-
Wagub Jabar Ingatkan Bobotoh Tanpa Tiket Persib vs Persija Tak Datang ke GBLA
-
Pertama Kali ke GBLA? Ini Panduan Transportasi dan Tribun Favorit Bobotoh Jelang Persib vs Persija
-
Viking Siapkan Koreografi saat Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar