Suara.com - Kelompok bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), pada Jumat (6/2/2015), mengatakan bahwa seorang perempuan berkewarganegaraan Amerika Serikat yang mereka sandera tewas dalam pemboman oleh jet-jet tempur Yordania.
ISIS, berdasarkan pantauan organisasi pengamat intelijen SITE, mengatakan bahwa perempuan AS itu tewas ketika jet-jet tempur Yordania membom sebuah bangunan tempat dia ditahan.
Sementara Pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka belum bisa memastikan bahwa perempuan yang bernama Kayla Mueller itu sudah tewas. Keluarga Mueller di AS juga tidak bisa memastikan kabar itu.
"Kami sudah mengatakan bahwa ada beberapa warga AS ditahan di luar negeri, termasuk oleh ISIS. Saya tidak bisa memberikan informasi lebih rinci tentang itu," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.
"Kami jelas sangat khawatir dengan laporan-laporan ini. Saat ini kami belum mempunyai bukti atas klaim ISIS itu," kata Bernadette Meehan, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.
Klaim ISIS itu datang hanya beberapa hari setelah kelompok itu merilis video, yang menunjukkan para anggota organisasi itu membakar hidup-hidup pilot Yordania, Muath al Kasaesbeh.
Sebelumnya ISIS telah memenggal lima warga AS dan Inggris, serta dua warga Jepang. (Reuters)
Berita Terkait
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029