Suara.com - Tiga pemimpin negara bertemu untuk membicarakan konflik dan krisis di Ukraina, Sabtu (7/2/2015).
Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel bertemu untuk membicarakan solusi konflik di negara tersebut. Sementara Merkel dan Putin sudah bertemu lebih dulu sebelum akhirnya mereka bertemu dengan Hollande, Jumat kemarin.
Hollande dan Merkel ingin perdamaian di Ukraina dan mengakhiri konflik saudara. Sementara Putin menolak dituduh telah mempersenjatai kelompok pro-Rusia.
Sebelumnya, Jumat (6/2/2015) pemerintah Ukraina dan kelompok pemberontak telah menyepakati gencatan senjata. Mereka membiarkan penduduk sipil di Ukraina mengungsi ke Rusia, terutama penduduk di kota Debaltseve.
Debaltseve ini terletak dekat dengan Kota Lugansk dan Donetsk. Dua kota itu dikuasai kelompok separatis pro-Rusia. Ada 25.000 jiwa yang mengungsi. Sementara ada 7.000 jiwa yang masih terjebak di medan pertempuran. (BBC)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo