Suara.com - Warga korban banjir di Perumahan Total Persada Kota Tangerang dievakuasi ke sekolah dan masjid sebagai tempat pengungsian.
"Untuk sementara, korban banjir telah di evakuasi ke sekolah SDN Total Persada dan masjid Al - Muhajirin," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Rahmat Hendra di Tangerang, Senin (9/2/2015).
Namun, ada juga beberapa warga yang tetap bertahan di rumahnya dengan alasan menjaga barang miliknya.
"Ada juga yang mengungsi ke lantai dua rumahnya," katanya.
Sementara itu, BPBD Kota Tangerang telah menerjunkan perahu karet untuk membantu warga yang ingin di evakuasi.
Petugas gabungan pun telah diterjunkan di lokasi dan akan bersiaga selama banjir masih merendam perumahan tersebut.
"Kita akan siaga selama banjir dan hujan ini," paparnya.
Sebanyak 400 kepala keluarga di perumahan Total Persada, terendam banjir akibat luapan kali Sabi yang melintas di wilayah Tangerang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Irman Pujahendra, menjelaskan, ketinggian air bervariasi yang merendam rumah warga, yakni mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter.
Berdasarkan pendataan petugas di lapangan, terdapat 31 titik banjir yang tersebar di sembilan kecamatan dari 13 kecamatan di kota itu.
Selain itu, telah disiagakan pula sebanyak 300 personel yang tersebar di seluruh wilayah. Jumlah tersebut ditambah dengan petugas dari Tagana sebanyak lebih dari 100 orang dan relawan lainnya.
Lalu disiapkan juga peralatan seperti perahu karet, perahu alumunium hingga bantuan lainnya termasuk berkoordinasi dengan TNI dan Polisi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
KUHP Bukan Kitab Suci, Wamen Hukum Siap Pasang Badan Jelaskan Pasal yang Digugat ke MK
-
Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"
-
Eks Wamenaker Noel Tuding Partai di Balik Kasusnya: Ada Huruf K
-
Janji Kapolri: Telepon 110 Wajib Diangkat 10 Detik, Lewat? Langsung Eskalasi ke Mabes
-
Eks Direktur SMA Akui Dapat Uang Terima Kasih 7 Ribu Dollar AS dari Penyedia Chromebook
-
Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
-
Wamenkumham: Aparat Siap Terapkan KUHP Baru, Tantangan Terberat Ada pada Pola Pikir Masyarakat
-
Kapolri Sigit: Perpol Jabatan Polri Bukan Lawan Putusan MK
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
UU HAM Akan Direvisi Setelah 26 Tahun: Benarkah Sudah Usang?