Suara.com - Perdana Menteri Australia Tony Abbott memohon kepada Indonesia untuk memberikan grasi kepada dua warga negaranya yang sudah dijatuhi hukuman mati dalam kasus narkoba.
Andrew Chan (31 tahun) dan Myuran Sukumaran (33 tahun) tengah bersiap untuk menjalani eksekusi mati karena terbukti membawa heroin dari Bali menuju Australia pada 2005 lalu.
“Jutaan warga Australia merasa sangat sedih terhadap apa yang akan dialami dua warga negara Australia di Indonesia itu. Permohonan saya adalah, bahkan di saat-saat terakhir ini,adalah Indonesia memberikan respon kepada kami seperti respon yang dilakukan negara lain kepada Indonesia ketika warga negaranya akan dihukum mati,” kata Abbott.
Saat ini, lebih dari 300 warga negara Indonesia yang sudah divonis hukuman mati di seluruh dunia, termasuk di Malaysia, Singapura, Cina, Arab Saudi dan Qatar. Sebagian besar divonis bersalah dalam kasus perdagangan narkoba.
Ketika ditanya apakah Australia akan menarik perwakilan dari Indonesia apabila hukuman mati tetap dijalankan, Abbott mengungkapkan,” Australia akan mencari cara agar ketidaksenangan kami diketahui. Kami menghormati kedaulatan Indonesia. Tetapi kami lebih menghargai kemurahan hati dalam hal ini.”
Abbott mengatakan, Australia menentang hukuman mati dan menganggap hukuman itu sebagai bentuk yang barbar. Presiden Jokowi sudah menolak permohonan grasi yang dilakukan oleh kedua terpidana mati itu. (CNA/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai