Suara.com - Perusahaan jaringan penjualan donat dan makanan ringan, Krispy Kreme, harus berhadapan dengan satu masalah kontroversial 'berbau' rasis pekan ini. Lantaran peristiwa yang muncul di salah satu cabangnya di Inggris itu, pihak Krispy Kreme pun terpaksa menyampaikan permintaan maaf.
Masalah tersebut terkait sebuah iklan yang ditampilkan pihak Krispy Kreme yang salah satunya memuat program promo bertajuk "KKK Wednesdays" atau "Rabu KKK". Menurut pihak toko Krispy Kreme yang memasang promo itu, aslinya itu merupakan kependekan dari program "Krispy Kreme Klub Wednesdays".
Cuma masalahnya, singkatan "KKK" tersebut sudah jauh lebih dulu identik dengan istilah lain yang mengandung rasisme dan kontroversial, yakni Ku Klux Klan. Ini adalah semacam gerakan anti-kulit hitam di Amerika Serikat (AS) yang berawal sejak era 1800-an lalu, sebelum lantas merebak lagi di era 1920-an.
Pihak toko yang mewakili Krispy Kreme mengaku awalnya sama sekali tidak menyadari hal itu. Namun ketika promo tersebut muncul di laman Facebook mereka dan lantas mendapat kritik dari pembacanya, barulah mereka sadar. Ujung-ujungnya, Krispy Kreme pun akhirnya harus menyampaikan permintaan maaf secara resmi, sembari menghapus iklan promo tersebut.
"Krispy Kreme memohon maaf sedalam-dalamnya terkait nama yang tak pantas dari sebuah promo di salah satu toko kami," ujar juru bicara Krispy Kreme, sebagaimana dikutip The Guardian, Selasa (17/2/2015).
"Promo ini sama sekali tidak bertujuan untuk menyinggung pihak mana pun. (Kini) Semua material (terkait promo itu) sudah ditarik, dan sebuah penyelidikan internal (atas kesalahan itu) tengah dilakukan," sambung pihak Krispy Kreme.
Namun sementara itu, program dimaksud sendiri disebut masih akan tetap dijalankan oleh pihak Krispy Kreme, khususnya melalui toko yang sudah merancangnya.
"Kami belum punya nama baru untuk program ini," ungkap seorang pegawai Krispy Kreme kepada jaringan berita Daily Mail. "Tapi program ini tetap akan dijalankan pekan ini," tambahnya. [Gawker]
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar