- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersaksi di sidang korupsi Pertamina terkait tersangka Riza Chalid dan intervensi bisnis minyak.
- Ahok menyatakan heran tidak mengenal Riza Chalid dan baru mengetahui PT Orbit Terminal Merak (OTM) dari media.
- Kasus ini menjerat sembilan terdakwa petinggi Pertamina, menyebabkan kerugian negara total Rp285,18 triliun.
Suara.com - Geger persidangan kasus dugaan korupsi raksasa di PT Pertamina (Persero) semakin memanas dengan kesaksian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Mantan Komisaris Utama Pertamina ini mengaku dibuat heran dengan nama Mohammad Riza Chalid, seorang tersangka yang disebut memiliki kekuatan luar biasa hingga mampu mengintervensi bisnis minyak BUMN energi tersebut.
Ahok, yang dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, secara terang-terangan mempertanyakan pengaruh Riza Chalid yang disebut sebagai pemilik manfaat dari PT Tanki Merak dan PT Orbit Terminal Merak (OTM).
Keterkejutan Ahok ini menjadi sorotan utama dalam sidang yang mengusut dugaan kerugian negara fantastis senilai Rp285,18 triliun.
Saat dicecar mengenai peran Riza Chalid, Ahok dengan tegas menyatakan tidak mengenalnya dan mempertanyakan bagaimana sosok tersebut bisa menembus sistem pengawasan internal Pertamina yang menurutnya sudah sangat ketat.
"Saya juga heran, sekuat apa sih beliau sampai intervensi bisnis minyak Pertamina?" kata Ahok saat ditemui usai persidangan pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Ahok Mengaku Tak Pernah Dengar Nama OTM
Selama menjabat sebagai orang nomor satu di jajaran dewan komisaris Pertamina periode 2019–2024, Ahok mengklaim bahwa penjagaan terhadap bisnis strategis perusahaan, terutama soal minyak, berjalan sangat ketat. Ia menegaskan tidak ada ruang untuk intervensi dari pihak mana pun.
Lebih lanjut, Ahok mengaku baru mengetahui keberadaan PT Orbit Terminal Merak (OTM), perusahaan yang terafiliasi dengan Riza Chalid, justru dari pemberitaan media massa setelah kasus ini mencuat.
Baca Juga: Ahok Beri Kesaksian dalam Kasus Korupsi Minyak Pertamina
Ia sama sekali tidak pernah menerima laporan atau mendengar adanya pemaksaan penyewaan terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) milik OTM selama masa jabatannya.
"Saya juga baru dengar OTM itu dari media massa," katanya.
Kesaksian Ahok ini membuka tabir betapa kompleksnya dugaan permainan dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina pada periode 2018–2023.
Deretan Petinggi Jadi Terdakwa
Kasus ini tidak hanya menyeret nama Riza Chalid. Sembilan orang telah ditetapkan sebagai terdakwa, termasuk sejumlah petinggi di lingkungan Pertamina dan perusahaan afiliasinya.
Mereka diduga secara bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau korporasi.
Berita Terkait
-
Ahok Tak Pernah Dapat Laporan soal Riza Chalid Intervensi Pertamina
-
Ahok Beri Kesaksian dalam Kasus Korupsi Minyak Pertamina
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!