Suara.com - Kelompok teror Al-Shabaab baru-baru ini merilis sebuah video berisi ajakan untuk melakukan serangan di pusat-pusat perbelanjaan di London, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada. Dalam video berdurasi 76 menit yang diunggah ke Youtube itu, seorang lelaki bertopeng dan berbaju loreng menyebutkan satu persatu target potensial serangan, termasuk Oxford Street, mall Westfield di Stratford dan White City.
Lelaki beraksen Inggris kental itu mengajak kaum ekstrimis untuk melakukan serangan ala insiden Mall Westgate, Kenya, tahun 2013 silam yang menewaskan 62 orang. Tak cuma itu, si lelaki bertopeng juga menyebutkan koordinat lokasi pusat perbelanjaan Westfield di Stratford, London Timur, dan White City di London Barat.
Dalam video tersebut, mengajak kaum ekstrimis di negara-negara Barat melakukan serangan tersebut.
"Jika sedikit orang saja bisa membuat Kenya lumpuh selama satu minggu, bayangkan apa yang bisa dilakukan kaum kita di Barat terhadap pusat-pusat perbelanjaan Amerika dan Yahudi di seluruh dunia?" katanya.
Ia juga menyebutkan potensi target serangan di Amerika Serikat seperti Mall of America di Minnesota, atau mall West Edmonton di Kanada. Bahkan, sebuah foto Mall of America dipasang di sudut layar video, lengkap dengan koordinatnya.
Kemunculan video ini sontak mendapat perhatian dari pihak berwajib. Biro Penyidik Federal Amerika Serikat (FBI), menurut mantan wakil direkturnya, Jim Kallstrom, sudah tentu punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan menyusul adanya video tersebut.
Minggu (22/2/2015), Kepala Badan Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Jeh Johnson meminta para pengunjung mall untuk berhati-hati saat berkunjung ke Mall of America. Mall of America adalah pusat perbelanjaan terbesar dengan pengunjung tahunan mencapai 40 juta per tahunnya.
Al Shabaab adalah kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan di Mall Westgate, Nairobi, Kenya, bulan September 2013 silam. Sedikitnya 67 orang tewas dalam serangan tersebut, sementara 200 orang lainnya terluka. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan