Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mendorong pemanfaatan bahan bakar gas di seluruh sektor.
"Kami ingin sekali mendorong penggunaan BBG di semua sektor, terutama transportasi, rumah susun (rusun) serta gedung-gedung perkantoran atau pusat pebelanjaan," kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis.
Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok itu, pihaknya telah bersepakat dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk memperbanyak Stasiun Pengisian BBG (SPBG) di wilayah Ibu Kota.
"Kami sudah sepakat dengan PGN untuk memperbanyak SPBG di Jakarta. Kami ada rencana untuk membangun SPBG di terminal-terminal bus yang ada di Jakarta," ujar Ahok.
Selain pembangunan SPBG, dia menuturkan bersama PGN, Pemprov DKI juga telah menyepakati perihal penyaluran gas ke rusun melalui pipa-pipa gas.
"Kalau semua unit sudah dilengkapi dengan saluran pipa gas, ibu-ibu tidak perlu lagi repot-repot membeli gas tabung. Makanya, kita minta saluran gas itu segera dipasang," tutur Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan pemakaian gas dengan menggunakan saluran pipa akan jauh lebuh murah apabila dibandingkan dengan gas dalam bentuk tabung.
"Kalau pakai saluran pipa gas, bedanya bisa sampai setengah harga dengan gas tabung. Karena, tabungnya memang buatan kita sendiri, tapi gasnya dari Tiongkok, makanya harganya jadi naik," ungkap Ahok.
Lebih lanjut, dia pun menghimbau kepada seluruh pengelola gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta agar menggunakan genset berbahan gas. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang