Suara.com - Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, menangkap empat tersangka pelaku kejahatan spesialis pembius TKI di Bandara. Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Azhari Kurniawan, di Tangerang, Selasa (3/3/2015), mengatakan bahwa tiga dari empat pelaku terpaksa ditembak karena melawan petugas saat ditangkap.
Disebutkan, keempat tersangka pelaku yang telah ditangkap itu masing-masing berinisial RS alias Bolton, BD, JA, serta IF alias Klen. Setiap tersangka disebut memiliki peran berbeda, seperti sebagai peracik obat bius, sopir mobil, berpura-pura sebagai TKI, serta selaku perencana.
"Pelaku kerap beraksi di beberapa bandara. Kita terpaksa menembak karena melawan dan berusaha kabur saat akan ditangkap," ujar Azhari.
Mengenai modus operandi yang digunakan pelaku, Azhari menjelaskan, biasanya mereka mengaku sebagai sesama TKI dari luar negeri yang lantas menawarkan mobil tumpangan. Lalu saat di pertengahan jalan, pelaku memberikan minuman yang sudah dicampur obat bius kepada korban.
Ketika korban tak sadarkan diri, pelaku lantas mengambil barang korban yang baru saja dibawa dari luar negeri. Pelaku kemudian membuang korban di hutan atau di jalan.
Dari keterangan yang diperoleh polisi sejauh ini, para pelaku mengaku telah melakukan 10 kali pembiusan dan perampokan barang milik para TKI yang baru tiba di Tanah Air. Adapun barang bukti yang berhasil disita dari pelaku antara lain adalah buku tabungan korban, handphone, pakaian dan barang bawaan lainnya, hingga mobil yang kerap dipakai pelaku untuk membawa korban.
Terkait bandara yang kerap menjadi target operasi pelaku, Azhari menyebutkan antara lain adalah Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Adisucipto, Bandara Husen Sastranegara Bandung, serta beberapa bandara lainnya.
"Pelaku mengincar TKI yang baru tiba di setiap bandara secara acak. Dalam aksinya, mereka selalu berkelompok," paparnya, sambil menambahkan bahwa ancaman hukuman terhadap para tersangka adalah sesuai pasal 365 yakni penjara paling lama 12 tahun. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi