Suara.com - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Priadi Syukur, mengatakan bahwa program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2015 tidak terganggu oleh situasi tegang antara Indonesia dan Australia.
"Kami tidak mendapatkan pemberitahuan pembatalan program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemungkinan besar program pertukaran pemuda antara Indonesia dan Australia akan tetap dilaksanakan pada 2015," ungkap Priadi, di Padang, Selasa (3/3/2015).
Menurut Priadi, program itu sendiri merupakan kegiatan tahunan yang telah berlangsung cukup lama dan mendapatkan apresiasi dari dua negara.
"Hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia masih terjalin. Karena itu, program PPAN 2015 akan terus berjalan," tuturnya.
Priadi pun mengatakan, selain dengan Australia, pertukaran pemuda sendiri selama ini juga akan dilakukan dengan Kanada, Jepang, Malaysia, Cina, India, serta Korea Selatan.
Dia mengatakan bahwa proses pendaftaran PPAN 2015 sendiri sudah mulai dibuka, serta akan ditutup pada 23 Maret 2015. Setelah itu, prosesnya akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, seleksi tertulis, serta seleksi wawancara.
"Khusus untuk kita di Sumbar, nilai lebih akan diberikan kepada peserta yang memahami 'Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)' yang menjadi ciri khas Minangkabau, serta memiliki kemampuan di bidang seni dan budaya daerah," kata dia.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pun menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung program pertukaran pemuda tersebut. Menurutnya, pemuda yang pernah mengikuti program itu diketahui rata-rata berhasil dalam bidangnya masing-masing.
"Program ini akan memperluas wawasan dan jaringan internasional yang luas, sehingga bisa menjadi modal bagi pesertanya untuk mengembangkan potensi diri," kata di Irwan. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat