Suara.com - Polda Bali bersiap memberangkatkan dua terpidana mati asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan ke LP Nusa Kambangan. LP Kerobokan pun dijaga ketat dan garis polisi dipasangkan.
Sekitar pukul 02:40 WITA Rabu (4/3/2015) dinihari, garis polisi itu dipasang di depan pintu Lembaga Pemasyarakat Kelas II A Denpasar LP Kerobokan. Salah satu personil kepolisian Polda Bali membenarkan pemasangan police ini dari bagian persiapan pemindahan duo Bali Nine itu.
"Sesuai perintah demi kelancaran pemindahan dua narapidana itu kita pasang garis pembatas," katanya.
Dalam persiapan pemindahan itu pun disiagakan ratusan kepolisian. Mereka bentuk baris lingkaran di depan LP Kerobokan. Sejak pukul 03:40 WITA ratusan anggota Polda Bali mulai berdatangan datang ke LP Kerobokan.
Kapolsek Kuta Utara Kompol Rony R Epang meminta para wartawan tidak terlalu banyak mondar-mandir di lingkungan LP Kerobokan. Kata Rony, Duo Bali Nine itu akan dipindahkan pukul 05.00 WITA. Hanya saja informasi dari Kepala Lapas Kerobokan Sujonggo, pemindahan itu akan dilakukan sekitar pukul 12.00 WITA.
"Ayo-ayo duduk dulu, biar anggota saya juga bisa duduk. Pemindahanya masih lama, sekitar pukul 05.00 WITA," terangnya. (Sukiswanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika