Suara.com - Kehadiran Presiden Joko Widodo di Aceh disambut demonstrasi belasan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Senin (9/3/2015). Unjuk rasa diselenggarakan di depan Masjid Raya Baiturahman, Banda Aceh.
Dalam aksi, para mahasiswa menggunakan topeng wajah Jokowi. Mereka juga mengusung sejumlah spanduk bertuliskan "Eh Malam-Tidur Malam Jokowi" serta replika kartun berwajah Jokowi sebagai bentuk protes atas kinerja Presiden RI yang dinilai lamban.
Para mahasiswa juga menepung tawari replika kartun berwajah Jokowi sebagai tanda selamat datang di Aceh.
"Beudoh dari tengut Jokowi (bahasa Aceh: bangun dari tidur Jokowi," kata mahasiswa sembari menepung tawari replika kartun berwajah Jokowi.
Koordinator aksi, Asrizal, mengatakan unjuk rasa ini dilakukan untuk mendesak Presiden segera "bangun dari tidur" untuk menjalankan amanah rakyat.
"Atas nama mahasiswa dan rakyat Aceh, Jokowi harus segera menyelesaikan permasalahan bangsa seperti persoalan kemiskinan, pemerataan pembangunan, penegakan hukum serta pemberantasan korupsi," katanya.
Selain itu, menurutnya, Jokowi juga harus segera menuntaskan semua persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh.
"Kami juga menuntut hak sesuai dengan UU Pemerintah Aceh No 11 tahun 2006. Jokowi harus segera menuntaskan turunan dari UU tersebut seperti RPP Migas, RPP Kewenangan Aceh yang bersifat nasional," katanya.
Pantauan suara.com di lokasi, aksi tersebut sempat menyita perhatian warga yang kebetulan melintasi di jalan raya.
Puluhan aparat kepolisian mengamankan jalannya demonstrasi mahasiswa. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri