Suara.com - Untuk memastikan keamanan Presiden Joko Widodo selama kunjungan di Aceh Utara, Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh mengerahkan 1.966 petugas ke lapangan. Pasukan bersenjata lengkap serta diserta kendaraan lapis baja disebarkan di sejumlah lokasi di Aceh Utara. Jokowi berada di Aceh mulai Minggu (8/3/2015) hingga Selasa (10/3/2015).
“Personil gabungan TNI/Polri yang akan kita tempatkan di beberapa titik mulai dari Bandara Malikussaleh, Guest House PT Arun, Pabrik PT Arun serta sepanjang jalan menuju dan sekitar kawasan waduk Krueng Keureuto,” kata Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin.
Dikatakan, kunjungan kerja yang dilakukan Presiden Jokowi dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan waduk Krueng Keureuto di Kecamatan Paya Bakong dan peresmian pengoperasian Project Arun LNG Receiving dan Regasification Terminal.
“Kunjungan ini adalah untuk kepentingan seluruh masyarakat dan pembangunan di Aceh, untuk itu kita harapkan berjalan sukses,” ujar Danrem saat memberikan arahan dalam Apel Gabungan pengamanan RI 1.
Daniel Chardin meminta seluruh masyarakat untuk tidak mengadakan berbagai bentuk kegiatan yang dapat mengganggu kunjungan Kepala Negara ke waduk Krueng Keureuto.
“Kita minta kepada masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan yang dapat mengganggu prosesi kunjungan kerja Presiden RI, baik itu dalam bentuk unjuk rasa dan lain sebagainya,” kata Danrem.
Kapolda Aceh, katanya, telah memerintahkan petugas untuk mengambil tindakan terhadap siapapun yang mengganggu acara Presiden.
“Kita imbau agar semua pihak bisa secara bersama-sama ikut menjaga ketertiban dan keamanan selama prosesi kunjungan kerja Presiden RI,” ujar Danrem.
Selanjutnya, pada Selasa, Jokowi akan ke Sabang. Di pulau ini, Jokowi akan meninjau proyek bendungan Paya Seunara, Kecamatan Sukakarya. Kemudian, di sini dijadwalkan berkunjung ke Tugu 0 Kilometer Indonesia untuk meluncurkan logo Hari Ulang Tahun RI ke 70.
"Ada juga kemungkinan Pak Presiden akan melihat pelabuhan bebas CT 3 sebelum kembali ke Banda Aceh dan menuju Jakarta lagi," kata Kepala Penerangan Kodam Letkol Machfud. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April