Suara.com - Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki terus melakukan koordinasi dengan sejumlah lembaga yang dapat mendukung upaya pemberantasan korupsi.
Hari ini, Rabu (11/3/2015), KPK berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan. Koordinasi dengan BPK dilakukan agar ke depan bisa lebih mudah mengaudit keuangan seluruh penyelenggara negara.
"Ini adalah sebuah gambaran tentang kerja sama antara dua institusi negara, karena itu menjadi kewajiban buat saya untuk mempererat atau memperkuat dan melanjutkan hubungan yang ada," kata Ruki.
KPK memandang peran BPK sangat penting untuk mendukung pemberantasan korupsi.
KPK, katanya, dapat meminta hasil audit BPK jika ingin mendapatkan laporan keuangan suatu perusahaan ataupun seseorang. Dengan demikian, kehadiran lembaga tersebut bisa membantu menemukan titik terang suatu kasus.
"Jika kita menemukan kasus dan kita bisa meminta bantuan mereka, dan dari laporan pemeriksaan mereka kita dapat menghitung kerugian negara, maka mereka juga sangat berperan penting bagi KPK," katanya.
"Bagaimana pun juga badan pemeriksa keuangan itu adalah partner baik dalam rangka ketika menemukan adanya kasus, maupun ketika mematangkan kasus," Ruki menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas