Suara.com - Satu lagi tokoh politik berpulang ke haribaan Sang Pencipta. Malam ini, Haryanto Taslam, politisi senior Partai Gerindra, diberitakan meninggal dunia setelah sempat dirawat di ICU Rumah Sakit (RS) Medistra, Jakarta.
Kabar wafatnya sosok yang dulunya juga dikenal pernah berada di PDI Perjuangan (PDIP) itu antara lain disampaikan oleh admin akun media sosial Partai Gerindra, Sabtu (14/3/2015) malam.
"Innalillahi wainna ilayhi raji'un, telah wafat Anggota Dewan Pembina Partai @Gerindra Sdr. Haryanto Taslam. Pada pukul 20.55 WIB," tulis akun @Gerindra di Twitter.
"Jenazah disemayamkan di Jl. Buluh Perindu Blok N/No.01 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim," cuit akun itu lagi.
"Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT & keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan," tambah pihak @Gerindra.
Kabar duka ini kontan menuai ucapan belasungkawa dari khalayak, termasuk antara lain dari sesama politisi. Rieke Diah Pitaloka dari PDIP dan Indra J Piliang dari Partai Golkar termasuk dua di antaranya.
"Turut berduka cita atas berpulangnya Bp.Haryanto Taslam. Semangat perjuangan yang tak pernah pudar. Terima kasih senior. Selamat jalan," tulis akun @rieke_diah di Twitter.
"Innalillahi... Turut berduka cita atas berpulangnya kakanda Haryanto Taslam... Semoga khusnul khotimah...," tulis akun @IndraJPiliang pula tak lama berselang.
Haryanto diberitakan harus dilarikan ke RS Medistra kemarin, serta langsung dirawat di unit gawat darurat. Berada dalam keadaan kritis dan koma, kabar wafatnya tokoh itu pun kemarin sempat merebak, meski kemudian dipastikan masih dirawat.
Bahkan Sabtu siang, tokoh Gerindra Prabowo Subianto bersama Fadli Zon dan beberapa orang lain, pun diberitakan masih menjenguk Haryanto ke RS dan berharap akan kesembuhannya. Gerindra sendiri beberapa bulan lalu juga baru saja kehilangan Suhardi, salah satu sosok penting lainnya.
Berita Terkait
-
Akademisi Ingatkan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Fokus Urus Pertahanan, Jangan Melebar ke Luar Mandat
-
Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?
-
Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?
-
Perjanjian Dagang RIAS Digugat ke PTUN, DPR Dikritik Tak Kritis Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Isi Doa Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Quran 2026
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah