Suara.com - Keputusan Presiden Joko Widodo melantik sejumlah pendukungnya di pemilu presiden lalu sebagai Komisaris di beberapa BUMN merupakan hal yang wajar. Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti mengatakan, Jokowi tengah melakukan politik balas budi kepada orang-orang yang mendukungnya untuk menjadi Presiden.
Ray mengatakan, hal itu wajar dilakukan oleh kepala negara di mana saja. Namun, kata dia, Jokowi sebaiknya tidak asal pilih dalam menentukan pendukungnya yang akan duduk di sejumlah posisi strategis.
“Memang itu wajar, mereka yang berkeringat di pemilu lalu akan mendapatkan jabatan di pemerintahan atau juga di BUMN. Jokowi kan juga perlu tangan kanan untuk mengawasi BUMN. Akan tetapi, pendukung yang menerima hadiah itu sebaiknya juga kompeten saat menduduki posisi yang baru. Jangan asal pilih saja,” kata Ray ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (20/3/2015).
Ray mengatakan, apabila Jokowi memilih lawan politiknya untuk menjabat sebagai Komisaris BUMN, hal itu harus dipertanyakan. Karena, bisa jadi Jokowi tengah berupaya merangkul lawan politiknya tersebut.
Sebelumnya, sejumlah pendukung Jokowi pada pemilu presiden lalu mendapat hadiah duduk sebagai Komisaris di BUMN. Refly Harun menjadi Komisaris Utama di PT Jas Marga dan Henri Saparini menjadi Komisaris Utama di PT Telkom. Selain itu, Cahaya Dwi Rembulan Sinaga yang merupakan anggota Tim Transis Jokowi-JK menjadi Komisaris Independen PT Bank Mandiri.
Berita Terkait
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset