Suara.com - Rencana Komisi Pemilihan Umum untuk menunda pelantikan kepala daerah terpilih dipastikan akan membuat lembaga itu menjadi sasaran tembak baru oleh koruptor.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti mengatakan, aturan itu sudah pasti akan ditolak oleh calon kepala daerah terpilih yang berstatus sebagai tersangka korupsi.
Apabila aturan ini diterapkan, kata Ray, bukan tidak mungkin KPU akan mengalami nasib yang sama seperti KPK yang terus digempur koruptor.
“KPU akan dapat perlawanan formal dan juga non formal. Perlawanan formal itu di jalur penyesaian sengketa pemilu di mana tidak aturan yang mengatakan KPU boleh menunda pelantikan kepala daerah terpilih dan non formal yaitu KPU akan terus didemo. Bukan tidak mungkin KPU akan menjadi sasaran tembak baru dari koruptor,” ujar Ray kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (20/3/2015).
Ray pesimistis rencana KPU untuk menunda pelantikan kepala daerah terpilih yang jadi tersangka kasus korupsi bisa terlaksana. Karena, aturan tersebut tidak tercantum di UU Pilkada.
“Niat KPU memang baik untuk membantu memberantas korupsi, tetapi kalau tidak ada di UU maka sulit untuk diterapkan. Kalau pun dipaksakan, maka KPU bisa dituding melanggar UU Pilkada,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Terpopuler: 11 Kontroversi Irawati Puteri, Viral Azab Korupsi MBG di Lombok
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari
-
Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas