Suara.com - Presiden Mesir, Abdel Fatah Al Sisi, tidak akan memenuhi undangan Presiden Joko Widodo untuk menghadiri Pertemuan Puncak HUT ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Banndung pada 22-24 April 2015.
"Dengan rasa menyesal saya belum bisa memenuhi undangan Presiden Indonesia, namun saya merencanakan akan melakukan kunjungan resmi dalam ke Indonesia dalam waktu dekat," kata Presiden Sisi saat menerima Utusan Khusus Presiden RI, Alwi Shihab, di kantor Presiden Sisi, Istana Ettihadia, Kairo, Sabtu (21/3/2015).
Alwi Shihab secara khusus diutus Presiden Jokowi untuk menyampaikan undangan kepada Presiden Sisi guna menghadiri perhelatan akbar KAA di Bandung pada bulan depan.
Dalam penyampaian undangan tersebut, Alwi Shihab didampingi Duta Besar RI untuk Mesir Nurfaizi Suwandi, Direktur Urusan Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Nur Aulia.
"Presiden Sisi menyambut baik undangan Presiden Jokowi, namun KAA Bandung tersebut bertepatan dengan acara kenegaraan yang sudah terjadwal sebelumnya," kata Alwi kepada ANTARA Kairo usai pertemuan.
Kendati demikian, Presiden Sisi mengungkapkan rencananya untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia dalam waktu dekat. Ketika ditanya, kapan tepatnya rencana kunjungan Presiden Sisi ke Indonesia, Alwi mengatakan dalam waktu dekat, paling lambat sebelum akhir tahun ini.
Terkait undangan Jokowi, Presiden Sisi berjanji akan mengirim delegasi tingkat tinggi untuk menghadiri HUT Ke-60 KAA yang dijadwalkan akan digelar di Bandung itu.
Dalam jumpa pers dengan wartawan Mesir di KBRI Kairo setelah pertemuan, mantan Menlu RI lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, itu menggambarkan pertemuannya dengan orang nomor wahid di Mesir tersebut berlangsung hangat.
"Presiden Sisi menerima kami dengan hangat. Durasi pertemuan pun diperpanjang, yang sedianya hanya 20 menit, namun diperpanjang hingga 45 menit, dari jam 10:00-10:45, dan diselingi dengan jamuan sarapan," ujar Alwi.
Selain masalah politik, Presiden Sisi juga menyinggung perlunya Indonesia dan Mesir meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, khususnya di sektor investasi dan perdagangan.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia yang diolah Fungsi Ekonomi dan Atase Perdagangan KBRI Kairo, total perdagangan RI-Mesir pada 2014 tercatat meningkat 21,02 persen menjadi 1,486 miliar dolar AS pada 2014 dibandingkan dengan 1,228 miliar dolar pada 2013.
Alwi Shihab mengungkapkan bahwa sebanyak 30 pengusaha Mesir akan menghadiri HUT 60 KAA untuk menjajaki kerja sama dengan mitra mereka dari negara-negara Asia-Afrika. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol