Suara.com - Anggota Polres Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Brigadir Polisi Dua Sayed M Reza, meninggal dunia setelah ditembak oleh bandar narkoba dengan pistol korban, Rabu (25/3/2015) sekitar pukul 14.00 WIB.
Informasi yang dihimpun suara.com, kejadian ini bermula ketika anggota Satuan Narkoba itu sedang sedang melakukan operasi. Saat itu ia menyamar sebagai pembeli. Transaksi dengan bandar ganja dilakukan di depan SMP Beungga Desa Pulo Ie, Mukim Bengga, Kecamatan Tangse.
Namun, ketika hendak menangkap bandar tersebut, yang terjadi benar-benar di luar rencana. Bandar ganja yang belum diketahui identitasnya itu melawan dan berhasil merebut senjata Reza.
Tanpa berpikir panjang, bandar langsung menembak Reza dan mengenai bagian punggung. Setelah kejadian itu, bandar ganja kabur.
Kapolres Pidie Ajun Komisaris Besar Muhajir sudah mengetahui kabar tersebut. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tengki Chiek Di Tiro, Sigli. Namun, karena luka parah, nyawanya tak bisa diselamatkan. Peluru menembus ke bagian rusuk sebelah kiri.
"Ia ditembak saat hendak menangkap bandar narkoba. Kita masih mengejar pelaku," kata Muhajir.
Muhajir tidak dapat memberikan keterangan lebih rinci karena saat dihubungi kebetulan sedang rapat bersama Kapolda Aceh Inspektur Jenderal Husein Hamidi.
Ia mengatakan korban berasal dari Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.
"Korban akan dikebumikan malam ini," katanya. (Alfiansyah Ocxie)
Berita Terkait
-
Semangat Baru Anak Pidie Jaya Lewat Program Jagoan Baca
-
Pemerintah Revitalisasi 72 Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Jaya: Habis Anggaran Rp 86,7 Miliar
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Ketua Satgas Tito Karnavian Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni
-
Tinjau Pidie Jaya, Ketua Satgas Tito Karnavian Serahkan Bantuan untuk Warga
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
-
Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati
-
PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Hasto Soroti Pelemahan Rupiah dan Defisit Fiskal: Utang Dibayar dengan Utang
-
Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon
-
Kritik Keras Hasto PDIP di Hari Lahir Pancasila: APBN Mengkawatirkan, Utang Dibayar Pakai Utang!
-
Pasutri Pemilik WO di Jaktim Tipu Calon Pengantin, Modus Promo Murah di Instagram Terbongkar
-
Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global