Suara.com - Perang urat saraf antara Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pimpinan DPRD terus berlangsung.
Hari ini, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik angkat bicara mengenai keinginan Ahok agar badan kehormatan dewan juga memeriksa wakil rakyat yang menghujat Ahok dengan kata-kata kasar, terutama dalam rapat mediasi APBD 2015 dengan Kementerian Dalam Negeri belum lama ini.
"BK (badan kehormatan) kan ada aturan main, gak bisa disuruh-suruh, Ahok gak usah (suruh) BK," ujar Taufik di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2015).
Anggota Fraksi Partai Gerindra itu juga kesal lantaran Ahok menyarankan media massa agar tak memberikan ruang bagi isu hak angket DPRD.
"Dia suruh wartawan gak usah ngeliput lagi, (dia bilang) kita ngapain liput angket lagi, wartawan disuruh sama Ahok," kata Taufik.
Saking kesalnya, Taufik menilai Ahok tidak pernah berkaca diri.
"Saya kira gini ya, dia itu kan selalu melemparkan kepada orang lain, kesalahan kepada dirinya tidak pernah dilihat tuh," kata Taufik.
Taufik mengatakan Ahok sudah terlalu banyak melontarkan kata-kata kasar di ruang publik.
"Banyak banget (omongan kasar Ahok). Dia ngomong lebih parah lagi, lebih parah dari rasis. Udah (ngomongnya) tai, goblok, bandit, bajingan, mana coba?" kata Taufik.
Sebelumnya, Ahok mengaku heran dengan anggota dewan yang ia nilai lebih mengutamakan hak angket ketimbang memeriksa wakil rakyat yang menghina dirinya dengan kata "anjing" saat berlangsung mediasi APBD dengan Kemendagri beberapa waktu lalu.
"Badan kehormatan DPRD DKI ada nggak periksa temen-temannya yang ngatain saya anjing, goblok?" ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/3/2015).
Perang urat antara Ahok dan pimpinan dewan semakin menjadi-jadi setelah muncul kasus dana siluman APBD 2015. Ahok tidak mau mengirimkan dokumen APBD yang disahkan dewan, melainkan mengirimkan versi e-budgeting yang dinilai lebih transparan. Karena menilai hal itu pelanggaran, dewan menggunakan hak angket untuk mengusut keputusan Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan, Sebut Paket Makanan Sebenarnya Lengkap
-
Bantargebang Belum Pulih, Ini Kapasitas Baru RDF Rorotan yang Siap Olah Ribuan Ton Sampah Tiap Hari
-
Populasi Komodo Kian Terancam, Pemerintah Didesak Buat Aturan Baru Perlindungan Habitat
-
Jimly Asshiddiqie Usul 16 UU Kepemiluan Disatukan Lewat Omnibus Law
-
Adik Benjamin Netanyahu Dikabarkan Tewas Rumahnya Dibom Iran, Begini Kata Israel
-
Pemprov DKI Targetkan Pemulihan TPST Bantargebang dalam Sepekan
-
Ratusan Prajurit Amerika Mulai Membelot, Muak dengan Pembantaian Siswi SD di Minab
-
Pemerintah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton