Suara.com - Sebanyak tiga personel kepolisian di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) akibat desersi atau tidak masuk dinas selama satu tahun.
"Ketiga anggota itu, sudah disidang dan rekomendasinya di-PTDH. Ketiga personel yang terancam dipecat tersebut, satu anggota Polres Penajam Paser Utara dan dua angota Polsek akibat tidak masuk kerja selama setahun," tegas Kapolres Penajam Paser Utara, Ajun Komisaris Besar Joudy Mailoor, Kamis (26/3/2015).
Dia mengatakan anggota polisi yang tidak disiplin tidak layak dipertahankan dan pihaknya tidak akan segan-segan memecat personel yang mengabaikan kedisiplinan serta melakukan tindakan yang melanggar hukum.
Seorang personel lanjut Joudy Mailoor juga tercancam dipecat dan akan diajukan peradilan pidana umum akibat terjerat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Penyidikan kasus KDRT yang menyebabkan Deby Ayunda Nila Sari (25), istri Briptu DY meninggal tambah dia, masih terus berlangsung dan polisi telah memeriksa saksi ahli.
"Briptu DY terancam pidana penjara seumur hidup sesuai pasal 45 junto Pasal 5 Undang-undang Nomor 23/2004 tentang Penghapusan KDRT, terkait Kekerasan Psikis. Selain terancam dipidana, oknum tersebut terancam sanksi tegas berupa pemecatan dari anggota kepolisian," ungkap Joudy Mailoor.
Istri Briptu DY ditemukan sekarat di rumahnya di Perum Rawa Indah, Blok P Nomor 4, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara pada Selasa 2 Desember 2014 sekitar pukul 06.30 pagi.
Deby Ayunda Nila Sari yang meninggal saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan diduga menggak cairan pembersih WC akibat dugaan KDRT yang dilakukan Briptu DY, suaminya.
Setelah melakukan penyeldikan, Polres Penajam Paser Utara kemudian menetapkan Briptu DY terkait dugaan KDRT yang menyebebkan istrinya nekad meminum cairan pembersih WC (toilet). (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Dinilai Multitafsir, Pasal Larangan Menghasut Tak Beragama Digugat Mahasiswa ke MK
-
Arus Balik Nataru di Daop 1 Jakarta Masih Padat, Puluhan Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Vital
-
Banjir Rob di Jakarta Utara, Pasukan Biru Kerahkan Pompa Mobile di Titik Vital
-
Tiket Kerap Ludes, TIM Umumkan Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Loket Planetarium Terbaru
-
Waspada! Hujan Petir dan Angin Kencang Mengancam Jakarta Siang Ini
-
Ada Penebangan Pohon, Ini Daftar Halte Transjakarta Koridor 8 yang Terdampak
-
RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya
-
Boni Hargens: Kapolri Sukses Kawal Prabowo-Gibran, Sinyal Transformasi Budaya Polri di 2026
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia