Suara.com - Politisi senior Golkar, yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara soal polemik di tubuh partai berlambang beringin itu. Kata JK, Golkar harus segera melakukan pergantian fraksi, setelah disahkannya Golkar hasil Munas Jakarta pimpinan Agung Laksono, oleh pemerintah.
Pada kesempatan itu, JK menegaskan kalau dirinya tidak setuju dengan penggunaan istilah perebutan, dalam kasus ini. Lelaki asal Makassar itu, lebih setuju dengan istilah pergantian dalam fraksi Golkar.
"Ndak-lah bukan perebutan. Hanya tentu sesuai garis organisasi saling berganti, tidak merebut," kata JK usai menghadiri acara car free day, di Jakarta, Minggu (29/3/2015).
Menyikapi alotnya pergantian fraksi, JK mengatakan bahwa hal tersebut disebabkan masalah internal partai. Karena itu, dia mengimbau digelarnya musyawarah, agar polemik segera teratasi.
"Nggak (ada yang menghalang-halangi)-lah. Itu urusan internal-lah. Saya yakin bisa diselesaikan dengan musyawarah," terangnya.
Seperti diketahui, hingga kini, Ketua Fraksi Golkar hasil Munas Jakarta, Agus Gumiwang, belum bisa menggunakan ruangan fraksi. Itu disebabkan Ketua Fraksi hasil Munas Bali, Ade Komaruddin, enggan meninggalkan ruangan.
Ade Komaruddin berdalih masih menunggu proses hukum yang tengah berjalan soal kisruh internal Golkar.
Tag
Berita Terkait
-
Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!
-
Hadir di HUT Fraksi Golkar, Bahlil Kelakar Takut Dipecat Jika Tak Segera Dampingi Presiden Prabowo
-
'Harus Adil' Permintaan Khusus Golkar Jelang Sidang MKD yang Putuskan Nasib Adies Kadir
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual
-
WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia
-
Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan
-
Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG
-
Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'