Suara.com - Redaksi Kompas TV Makassar, Sulawesi Selatan, Jalan Pengayoman, Panakkukang Mas, Senin (30/3/2015), diteror. Di depan kantor redaksi sekitar jam 21.00 WITA ditemukan bungkusan yang diduga bom.
Benda yang diduga berisi bahan peledak tersebut dibungkus plastik warna hitam.
Saat ini, tim Gegana Polda Sulawesi Selatan sudah berada di TKP untuk menanganinya. Sekitar ham 23.00 WITA, benda tersebut akhirnya diledakkan.
Di sekitar lokasi, juga ditemukan kertas yang berisi tulisan bernada mengancam. Surat tersebut ditujukan kepada Kompas TV.
"Kami yang terdzalimi mengimbaukan kepada kalian untuk berhenti dan bertobat. Untuk tidak memfitnah kami. Jika kalian menganggap pemberitahuan ini hanyalah lelucon, sungguh kami akan menegakkan hukum Allah kepada kalian. Apakah kalian tidak melihat media-media yang dipenggal di Suriah dan Iraq??? TTD Anshor Daulah Makassar.
Hingga saat ini, aparat kepolisian belum dapat memastikan siapa sesungguhnya pengirim benda serta surat tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Air Mata Perpisahan Presenter Kompas TV: Efisiensi atau Akhir Era?
-
Viral Nangis Saat Jadi Presenter, Githa Nila Maharkesri Klarifikasi Bukan Karena Dipecat
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
Terkini
-
Inovasi Teknologi Canggih Singapore Airlines Menjawab Tantangan Perubahan Iklim Dunia
-
Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
-
Jaksa Dilarang Kasasi, Menko Yusril Nyatakan Nasib Delpedro Cs Kini Final Setelah Putusan PN Jakpus
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Gempur Lapangan Padel Bodong, Pemprov DKI Segel 206 Lokasi
-
Prabowo Diteriaki 'Penakut' oleh Massa Aksi Demonstrasi Tolak BoP
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tak Panic Buying: Suplai Lancar!
-
Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara
-
Viral! Pemotor Lawan Arah di Pondok Labu Ngamuk Sambil Genggam Batu Saat Ditegur Warga