Suara.com - Kebanyaka sekolah di Inggris tidak tenang menghadapi liburan panjang Paskah, Jumat (3/4/2015) besok. Mereka justru takut selama liburan itu banyak anak didiknya yang nekat berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok radikal ISIS.
Kebanyakan sekolah yang takut dengan hal itu adalah SMA. Bahkan sekolah-sekolah itu sudah melaporkan ketakutannya itu ke pihak kepolisian.
Jaksa Senior di London, Nazir Afzal bercerita banyak mendapatkan aduan dari guru-guru, bahkan kepala sekolah di London Timur dan London Barat. Menurutnya ISIS sudah merayu banyak remaja Inggris untuk bergabung ke Suriah.
Kepada Times, Afzal menjelaskan orangtua harus ekstra dekat dengan anak-anaknya saat Paskah. Orangtua juga harus memberikan pengetahuan cukup soal kelompok ISIS.
Seperti diketahui sejak 2013, ada 600 warga Inggris yang bergabung dengan ISIS. Kebanyakan dari mereka adalah remaja.
Beberapa 600 warga Inggris telah bergabung sejak 2013 Isil, banyak dari mereka remaja.
Bahkan baru-baru ini pemerintah Turki menggagalkan keberangkatan 9 warga Inggris yang ingin bergabung dengan ISIS. Mereka masuk dari gerbang Turki. Empat dari mereka adalah anak-anak di bawah umur. (telegraph)
Berita Terkait
-
Cegah Ajaran Radikal, Pemda Yogyakarta Cek LKS dan Buku Pelajaran
-
Rindu Rumah, Mahasiswi Kedokteran yang Gabung ISIS Ingin Pulang
-
Sarjana NU Dukung Pemblokiran Laman Internet Radikal
-
Menteri Tedjo Ungkap Jalur Evakuasi WNI yang Terjebak di Yaman
-
Pernyataan Tedjo Beda dengan Moeldoko Soal Latihan TNI di Poso
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak
-
Dunia Memanas: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian
-
Telah Kantongi Hitungan Kerugian Negara, KPK Siap Hadapi Praperadilan Gus Yaqut
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Di Balik Rimbun Hutan Cawang: Jerat Asusila, Tembok Beton, dan Ruang Publik yang Sekarat
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal