Suara.com - Seorang gadis Inggris berusia 19 tahun yang diyakini ingin bergabung dengan ISIS dikabarkan rindu rumah dan ingin pulang, demikian disampaikan seorang anggota dewan Turki. Si gadis adalah satu dari kelompok mahasiswi kedokteran, terdiri atas tujuh warga negara Inggris, seorang warga negara Amerika, dan seorang warga negara Kanada yang ingin bergabung dengan ISIS.
"Seorang mahasiswi 19 tahun yang bernama Lena, mengirim pesan kepada keluarganya dan mengatakan bahwa ia ingin pulang. Kami akan mencoba, besok, untuk membawanya, juga mereka yang bersamanya, untuk pulang, apabila kami bisa membujuk mereka," kata anggota dewan dari kubu oposisi Turki, Mehmet Ali Ediboglu, dalam sebuah wawancara televisi, Rabu (1/4/2015) malam.
Ribuan orang dari berbagai negara telah bergabung dengan kelompok-kelompok radikan di Suriah dan Irak, termasuk ISIS. Banyak dari antara mereka yang masuk ke dua negara tersebut melalui Turki.
Sejauh ini, Turki sudah memperketat keamanan di perbatasan dengan Suriah. Mereka secara rutin juga merilis informasi mengenai orang-orang yang mereka tangkap dan disinyalir hendak bergabung dengan ISIS.
Lena dan rekan-rekannya adalah mahasiswi kedokteran yang berusia 19 hingga 25 tahun. Mereka, bersama dua mahasiswi kedokteran asal Sudan, terbang dari Ibu Kota Sudan, Khartoum ke Istanbul, Turki, pada tanggal 12 Maret silam. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Ada Apa?
-
Kisah Para Sopir Pejabat Iran dan Bagaimana Mossad Melacak Ayatollah Ali Khamenei
-
Tim Hukum: KPK Tak Punya Cukup Bukti Menetapkan Gus Yaqut sebagai Tersangka Korupsi Haji
-
Toleransi Nyepi dan Lebaran di Bali, Menag Atur Takbiran Terbatas
-
Deretan Senjata Mematikan Iran, Siap Ratakan Pangkalan AS dan Israel
-
THR ASN, TNI/Polri dan Pensiunan 2026 Cair Bertahap, Anggaran Rp55 T, Ini Rincian Serta Komponennya
-
Sebut KPK Gunakan Pasal 'Kedaluwarsa', Pengacara Gus Yaqut Minta Status Tersangka Dibatalkan!
-
Punya Belasan Bidang Tanah dan Rumah, Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tembus Rp85 Miliar
-
Akal-akalan Penyamun di Jakbar: Jambret Nenek hingga Pingsan, Kabur Lalu Balik Lagi Jadi Penolong
-
143,9 Juta Pergerakan Diprediksi Saat Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Pecah Arus Mudik