Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis turut berduka atas meninggalnya mahasiswa UI yang ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga pada Kamis (26/3).
"Saat ini, segenap warga UI terus berdoa bagi almarhumAkseyna Ahad Dori mahasiswa program studi Biologi FMIPA UI dan keluarga yang ditinggalkan," kata Anis seperti tertulis dalam siaran pers, Jumat (3/4/2015).
Rektor meminta kepada seluruh pihak untuk bersabar dalam menantikan selesainya proses penyidikan yang sepenuhnya tengah dijalankan oleh tim kepolisian.
Anis juga memohon kepada seluruh pihak, khususnya media massa dalam pemberitaannya untuk menyaring dan mengklarifikasi informasi yang didapat.
"Kami memohon bantuan semua pihak untuk dapat bersikap arif dan bijaksana dalam penyebaran informasi, khususnya dalam mengemas berita dan judulnya terkait kematian almarhum," kata Anis.
"Segala bentuk penyebaran informasi yang kebenarannya belum bisa dipertanggungjawabkan akan memberikan dampak buruk bagi pihak keluarga almarhum yang membacanya," kata dia.
Diwartakan sebelumnya, ditemukan seorang mayat pria mengambang di Danau Kenanga UI pada Kamis (26/3).
Mayat yang mengenakan sweater hitam dan menggendong ransel berisi batu tersebut diketahui sebagai Akseyna karena orang tua korban mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mengonfirmasi identitas korban.
Berdasarkan kondisi fisik mayat, polisi menduga korban sudah meninggal sejak dua hingga tiga hari sejak ditemukan. Polisi juga menemukan surat berisi pesan yang ditulis oleh Akseyna di kamar kostnya sebelum ia ditemukan tewas di Danau Kenanga. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Setahun Prabowo-Gibran: Mahasiswa UI Geruduk Patung Kuda, Ini 8 Tuntutan 'Asta Cita Rakyat'
-
Bawa Spanduk Indonesia Gawat Darurat, Ini yang Jadi Sorotan BEM SI di Setahun Pemerintahan Prabowo
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?