Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Polisi Ronny F Sompie berharap simpatisan tidak 'membanjiri' Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Denpasar.
"Kami mohon kepada masyarakat terutama simpatisan PDIP untuk tidak terlampau banyak mendatangi arena kongres," ujarnya di sela-sela peringatan Dharma Santi (silahturahmi) Nyepi tingkat Provinsi Bali di Denpasar, Sabtu (4/4/2015).
Menurut dia, massa yang terlalu banyak akan rentan terjadi gejolak sehingga membutuhkan personel keamanan dalam jumlah besar.
"Simpatisan tujuannya baik, tetapi bisa dimanfaatkan oleh orang-orang atau kelompok yang tidak suka," ucap Ronny.
Mantan Kapolwiltabes Surabaya mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia Kongres PDIP, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar masing-masing delegasi tidak membawa simpatisan terlalu banyak.
"Kami juga terus berupaya untuk melakukan deteksi setiap kemungkinan yang bisa mengganggu jalannya kongres. Sampai saat ini memang semua relatif kondusif dan tidak ada yang kami rasakan bisa mengganggu kegiatan tersebut," katanya.
Meski demikian, lanjut dia, Polda Bali tentunya tidak bisa mengabaikan hal-hal yang terjadi setiap saat.
Pihaknya akan menurunkan sekitar 1.000 personel Polda Bali dan personel dari tiga polres untuk mengamankan pelaksanaan kongres PDIP yang dimulai pada 9 April 2015.
"Kami juga dibantu jajaran Polresta Denpasar dan dua polres yang berbatasan dengan provinsi lain, yakni Polres Jembrana dan Polres Karangasem," katanya.
Selain itu, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan TNI, organisasi kemasyarakatan, dan pecalang (petugas pengamanan adat) untuk membantu pengamanan Kongres PDI Perjuangan.(Antara)
Berita Terkait
-
Megawati Berapi-api: PDIP Tidak Oposisi, Juga Tak Bangun Koalisi Kekuasaan!
-
Melayat di Sela Kongres, Gestur Politik Megawati di Bali Bukan Sekadar Ungkapan Duka
-
Setelah Megawati, Siapa? Peta Jalan Suksesi 'Takhta Banteng' yang Tak Terjawab di Kongres 2025
-
PDIP Sikapi Prabowo: Dukung yang Pro-Rakyat, Kritisi yang Menyimpang
-
Bukan Cuma Hasto, Ini 3 Alasan Megawati Menangis di Podium Kongres PDI Perjuangan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno