Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama [suara.com/Bowo Raharjo]
Di acara diskusi di kantor Pusat Pemuda Muhammadiyah Anti Korupsi di Jakarta, Minggu (12/4/2015), Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajak seluruh pemuda Indonesia turut serta mendukung upaya pemberantasan korupsi.
"Jangan hanya banyak omong dan membantu doa aja, kapan selesainya. Harus bantu bergerak juga dong. Ini yang saya harapkan khususnya bagi pemuda Muhammadiyah, " kata Ahok.
Pada kesempatan itu, Ahok juga berbagi cerita tentang pengalaman keluarganya berkecimpung di dunia politik yang biayanya amat mahal.
Ketika Ahok masuk ke struktur pemerintahan Jakarta, ia sempat kaget dengan apa yang terjadi sehingga ia bertekad melakukan transparansi anggaran untuk menghindari politik uang yang menjadi akar segala masalah di Indonesia.
"Yang penting di Indonesia kalau mau jadi pejabat kepala daerah atau DPRD ya bisa bayar aja pasti masuk yang penting uang. Saya tau karena saya dulu pengusaha, bapak saya juga pengurus Golkar, tapi saya tersingkir karena biayanya yang mahal saya jadi enggak heran," kata dia.
Ahok mengajak pemuda Indonesia jika ingin terlibat dalam penyelenggaraan negara jangan takut untuk berpolitik. Tapi, jangan sampai main politik uang. Jika ingin berantas korupsi harus berani bertindak, katanya.
"Jangan hanya banyak omong dan membantu doa aja, kapan selesainya. Harus bantu bergerak juga dong. Ini yang saya harapkan khususnya bagi pemuda Muhammadiyah, " kata Ahok.
Pada kesempatan itu, Ahok juga berbagi cerita tentang pengalaman keluarganya berkecimpung di dunia politik yang biayanya amat mahal.
Ketika Ahok masuk ke struktur pemerintahan Jakarta, ia sempat kaget dengan apa yang terjadi sehingga ia bertekad melakukan transparansi anggaran untuk menghindari politik uang yang menjadi akar segala masalah di Indonesia.
"Yang penting di Indonesia kalau mau jadi pejabat kepala daerah atau DPRD ya bisa bayar aja pasti masuk yang penting uang. Saya tau karena saya dulu pengusaha, bapak saya juga pengurus Golkar, tapi saya tersingkir karena biayanya yang mahal saya jadi enggak heran," kata dia.
Ahok mengajak pemuda Indonesia jika ingin terlibat dalam penyelenggaraan negara jangan takut untuk berpolitik. Tapi, jangan sampai main politik uang. Jika ingin berantas korupsi harus berani bertindak, katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
-
Ojol Tewas, Ahok Sebut DPR Takut: Kenapa Tidak Berani Terima Orang Demo?
-
Ahok Ikut Komentar Soal Kenaikan Gaji Anggota DPR: Mau Rp1 Miliar Sebulan Oke
-
Ahok Tak Masalah kalau Gaji Anggota DPR Rp1 Miliar Sebulan, Tapi Tantang Transparansi Anggaran
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
BGN Tegaskan Program MBG Tak Ganggu Pendidikan, Anggaran dan Program Justru Terus Meningkat
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Jaksa Agung Tindak Tegas 165 Pegawai Nakal Sepanjang 2025: 72 Orang Dijatuhi Hukuman Berat
-
DPR Mulai Belanja Masukan RUU Pemilu, Pastikan Soal Isu Pilpres Via MPR Tak Bakal Dibahas
-
BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor