Ilustrasi gajah. (Shutterstock)
Seekor gajah jantan Sumatera (elephas maximus sumatranus) yang diperkirakan berusia 25 tahun ditemukan mati di kawasan hutan Desa Karang Hampa, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Provinsi Aceh. Saat ditemukan kondisinya mengenaskan.
Informasi yang diterima suara.com dari Ketua Ranger Purba, Aceh Jaya, Mukhtaruddin, menyebutkan saat ditemukan gajah sudah membusuk. Organ kepala gajah hilang.
"Kejadian ini kita perkirakan sudah terjadi sejak tiga atau empat hari yang lalu. Jadi sudah mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat," kata Mukhtaruddin saat dihubungi lewat telepon, Selasa (14/4/2015).
Mukhtaruddin menduga gajah tersebut mati karena ditembak.
"Karena di bagian badan ada bekas peluru, kita duga ini (gajah) mati ditembak untuk diambil gadingnya," ujarnya.
Informasi penemuan gajah mati pertama kali diperoleh dari masyarakat pada Senin (13/4/15). Dari perkampungan warga Desa Karang Hampa, lokasi kematian gajah tadi berjarak sekitar tiga kilometer.
Angka kematian gajah di Aceh setiap tahun tergolong tinggi. Dari data yang dirilis WWF, sejak 2012 sampai saat ini angka kematian hewan langka ini sudah mencapai 35 ekor. [Alfiansyah Ocxie]
Informasi yang diterima suara.com dari Ketua Ranger Purba, Aceh Jaya, Mukhtaruddin, menyebutkan saat ditemukan gajah sudah membusuk. Organ kepala gajah hilang.
"Kejadian ini kita perkirakan sudah terjadi sejak tiga atau empat hari yang lalu. Jadi sudah mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat," kata Mukhtaruddin saat dihubungi lewat telepon, Selasa (14/4/2015).
Mukhtaruddin menduga gajah tersebut mati karena ditembak.
"Karena di bagian badan ada bekas peluru, kita duga ini (gajah) mati ditembak untuk diambil gadingnya," ujarnya.
Informasi penemuan gajah mati pertama kali diperoleh dari masyarakat pada Senin (13/4/15). Dari perkampungan warga Desa Karang Hampa, lokasi kematian gajah tadi berjarak sekitar tiga kilometer.
Angka kematian gajah di Aceh setiap tahun tergolong tinggi. Dari data yang dirilis WWF, sejak 2012 sampai saat ini angka kematian hewan langka ini sudah mencapai 35 ekor. [Alfiansyah Ocxie]
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF