Suara.com - Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta, Selamat Nurdin menyetujui dengan rencana Pemprov DKI Jakarta perihal pembangunan toko bir khusus untuk mengakomodir aturan larangan penjualan minuman beralkohol di minimarket.
"Kami setuju asal dibatasi jumlahnya, tidak menjamur seperti minimarket sekarang," kata Nurdin di DPRD DKI Jakarta, Kamis (16/4/2015).
Meski mendukung, dia sekaligus menghimbau agar para konsumen tidak membeli bir sembarangan dan toko bis khusus tidak beroperasi di dekat sekolah serta tempat ibadah.
“Jadi harus berada di tempat-tempat tertentu yang tidak mudah ditemui seperti di sekolah, tempat ibadah dan jauh dari keramaian. Selain syarat orang yang membelinya lebih diperketat," kata dia.
Menurutnya, lokasi toko harus di tempatkan di area khusus supaya tidak disalahgunakan oleh banyak pihak.
"Pada intinya tempat-tempat yang tidak mudah ditemui oleh banyak pihak. Kalau di minimarket kan mudah ditemui. Kalaupun mau dibikin tempat tertentu, bisa saja dibikin semacam drug store (toko obat). Namun tetap aware dan pembelinya di atas 21 tahun ke atas," jelas dia.
Selain itu, dia berpesan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok) untuk mengundang tokoh agama maupun pemerhati sosial lainnya agar dapat memberi masukan terkait rencana pembangunan toko khusus bir tersebut.
"Bagus juga pada saat membuat ketentuan penjualan miras di tempat tertentu, Gubernur meminta masukan tokoh masyarakat, agama atau ulama serta pemerhati sosial," katanya.
Kementerian Perdagangan telah resmi melarang penjualan minuman beralkohol atau bir di minimarket lewat Permendag No.6/M-DAG/PER/1/2015. Rencananya bir tersebut hanya akan dijual di supermarket dengan persyaratan khusus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu