Suara.com - Pemprov DKI berencana menggelar razia untuk memberantas pungutan liar alias pungli di Rumah susun Pulogebang, Jakarta Timur.
"Makanya mesti kita cek. Semua akan kita razia. Kita bertahap. Seperti di (Rusun) Muara baru, kita dapat 46 unit tengah malam. Biar aja dia orang mau jual, mau beli, dia biarin aja. Begitu kita razia tengah malam, kita sita," kata Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama(Ahok) di Balai Kota Jakarta, Senin (20/4/2015).
Ahok mengatakan fungsi sistem e-money yang diterapkan Pemprov DKI bisa mengidentifikasi adanya permainan pungli tersebut.
"Kami kan gunakan sistem bank e-money, jika dia main dengan orang bank DKI pun, di BI, datanya tetap ada. Harus alamatnya sesuai. Karena itu KTP kan sudah disesuaikan. Begitu enggak sesuai, kami akan usir," katanya.
Mantan Bupati Belitung Timur itu menyebutkan ada kemungkinan banyak pihak yang bermain sehingga menyulitkan pengungkapan kasus tersebut.
"Kadang-kadang PNS itu kita tangkap dia alasannya 'bukan saya'. Yang jual tuh siapa? Oknum RW, oknum penghuni. Jadi penghuni di sana pun mereka seperti agen properti, sayangnya sebagian masyarakat kita juga tergiur," katanya.
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu