Suara.com - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen dalam rangkaian acara Konferensi Asia Afrika, di ruang Kakatua Room, Jakarta Convention Center, Selasa (21/4/2015). Pertemuan ini berlangsung secara tertutup.
Pengamatan suara.com, pertemuan dua Kepala Negara berlangsung singkat, dari pukul 10.40 WIB hingga 10.57 WIB. Usai pertemuan, Perdana Menteri Kamboja langsung meninggalkan ruangan bersama jajaran. Dia tidak memberikan keterangan apapun mengenai hasil pertemuan yang baru saja dilakukan.
Beberapa waktu sebelumnya, Jokowi juga rapat tertutup dengan Perdana Menteri Palestina Rami Hamdalah. Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.
Perdana Menteri Kamboja tiba di Halim Perdana Kusuma menggunakan pesawat Special Flight Senin (20/4/2015). Dia menginap di Hotel Kempinsky Jakarta Pusat, dengan pengawalan TNI dan kepolisian.
Kedatangan Perdana Menteri Kamboja ke KAA sekaligus untuk meresmikan Pembukaan 24 Tahun Word Economic Forum On East Asia 2015 yang diselenggarakan di Hotel Shangri La dan Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara
-
Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!
-
KPK Tetapkan Gus Yaqut Jadi Tersangka Kasis Kuota Haji, Maman PKB: Harus Diusut Tuntas
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
-
Datangi Bareskrim, Andre Rosiade Desak Polisi Sikat Habis Mafia Tambang Ilegal di Sumbar!