Suara.com - Menghadapi laga perdananya di Badminton Asia Championships 2015, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari akan berjumpa dengan unggulan keempat asal Cina, Yu Yang/Wang Xiaoli. Sama kuat dalam rekor pertemuan, Greysia/Nitya mengaku siap untuk menghadapi pertemuan kelima mereka.
“Lawan Yu/Wang kami akan main siap aja di lapangan. Posisi lawan dengan kami saat ini bisa dibilang seimbang, beberapa kali ketemu bisa menang, bisa kalah. Tapi yang pasti kami akan berusaha untuk menang,” kata Greysia.
“Mereka pemain yang bagus, ketemu mereka ada beberapa hal yang perlu diwaspadai, salah satunya serangan mereka,” tambah Nitya mengenai Yu/Wang.
Empat kali berhadapan di lapangan, Greysia/Nitya berhasil unggul di dua pertemuan terakhir. Pertandingan terakhir Greysia/Nitya dan Yu/Wang terjadi pada 2014 lalu, di Yonex Open Chinese Taipei. Greysia/Nitya menang 21-18 dan 21-11 saat itu.
Sebelumnya di babak pertama Dong Feng Citroen Badminton Asia Championships 2015, Greysia/Nitya menang walkover dari pasangan Filipina, Aires Amor Montilla/Kristel Dawn Salatan.
Greysia/Nitya merupakan satu-satunya wakil ganda putri Indonesia di turnamen ini. Berada di paruh undian atas, Greysia/Nitya akan bertarung dengan wakil negara lain seperti unggulan pertama asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, Bao Yixin/Tang Jinhua dari Tiongkok, Shinta Mulia Sari/Yu Yan Vanessa Neo dari Singapura dan beberapa pemain lainnya.
Jika berhasil mengatasi Yu/Wang, Greysia/Nitya kemudian akan berhadapan dengan pemenang laga antara pasangan Singapura, Shinta Mulia Sari/Yu Yan Vanessa Neo dan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanacahi, Thailand. (PBSI)
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!